KEMENTRIAN PERTANIAN BERSAMA WAKIL BUPATI PANEN PERDANA BAWANG MERAH DI DESA BENDUNG,SEMIN KABUPATEN GUNUNGKIDUL

Senin, 02 Oktober 2017

Administrator

Informasi

Dibaca: 39 kali

 

Kelompok Tani Ngudi Mulyo Dusun Gobeh dan Garotan Desa Bendung, Kecamatan Semin telah berhasil melakukan budidaya tanaman bawang merah masing-masing seluas 1 Ha dan pada Tanggal 20 September 2017 telah berhasil melakukan panen perdana dengan hasil yang cukup membanggakan. Pada Panen Perdana ini dihadiri oleh Kasubdit Tanaman Obat Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat Kementrian Republik Indonesia Ir. Wiwi Sutiwi, MM, Wakil Bupati Gunungkidul Dr. Drs. H. Immawan Wahyudi, MH, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul Ir. Bambang Wisnu Broto, serta dari unsur Muspika, Perangkat Desa, Koramil, Polsek Kecamatan Semin, pada panen ini juga dihadiri kelompok tani sekecamatan Semin. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Program Upaya Khusus (UPSUS) Bawang Merah dan Cabe (BABE) yang diluncurkan oleh Kementrian Pertanian dalam rangka mencukupi kebutuhan masyarakat terhadap kebutuhan bawang merah dan cabe. UPSUS BABE di Kabupaten Gunungkidul telah dimulai sejak tahun 2015. Pada tahun ini UPSUS BABE di Gunungkidul mendapatkan target seluas 55 Ha untuk bawang merah dan 64 Ha untuk cabe serta 2 Ha untuk cabe dalam polybag.

Panen secara simbolis dilakukan oleh Kasubdit Tanaman Obat Ir. Wiwi Sutiwi, MM, dalam sambutanya beliau menyampaikan rasa terimaksihnya kepada petani Gunungkidul yang telah ikut andil dalam menyukseskan program pemerintah UPSUS BABE, beliau juga berpesan kepada petani Gunungkidul khususnya Petani Kecamatan Semin harus tetap semangat dan terus belajar untuk meningkatkan hasil panen di musim yang akan datang.  Berdasarkan hasil ubinan diperoleh produktivitas 15 dan 16 Ton/ Ha untuk 2 lokasi,  menurut Ketua Kelompok Tani Supardi hasil ini sangat memuaskan dengan harapan bisa memberikan nilai pendapatan yang maksimal. Harga jual bawang merah untuk konsumsi saat ini rata-rata Rp 13.000/Kg, dari hasil panen sebagian disimpan untuk persediaan bibit pada musim tanam yang akan datang.

Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas