Perlukah Menyajikan Data secara Infografis?

Senin, 04 Februari 2019

Administrator

Informasi

Dibaca: 124 kali

Dalam penyajian data, apakah cukup dengan menyajikannya dalam bentuk rangkaian angka, tabel dan tulisan? Atau sudah cukup baikkah dengan mempresentasikannya secara visual dalam bentuk grafik, diagram atau peta? Hal-hal tersebut dijawab pada pertemuan Community Day "Infografis: Sajikan Data Sampaikan Makna" yang diadakan oleh Lembaga Pelatihan Inixindo Jogja pada Kamis (31/1) lalu di Yogyakarta. Materi yang padat dan lugas disampaikan oleh salah seorang trainer dari lembaga tersebut, Bapak Andrian. 

Data bersifat multi-level, berjenjang, yang makin bermakna bila dianalisis dengan baik, sehingga data tidak hanya sebagai sumber informasi, namun bisa sebagai sumber pengetahuan bahkan sumber kearifan/wisdom. Penanganan data inilah yang menjadi kunci dalam penyajiannya dan semua berasal dari sumber data yang valid dan reliable, bisa diandalkan. Dari sumber data yang ada, baik internal dan eksternal, data kemudian diekstrak sesuai keperluan dan selanjutnya digunakan sesuai dengan kepentingan pemakaiannya dalam analisis. 

Analisis data pun dapat dilakukan secara bertingkat, yang berdasar pada tindakan atau keputusan yang akan diambil terhadap hasilnya. Analisis dapat hanya berupa deskripsi, penjelasan apa yang terjadi, atau diagnostik yang dapat menjelaskan mengapa kondisi yang ditampilkan pada data itu terjadi. Lebih lanjut, analisis data juga dapat memperkirakan apa yang akan terjadi, bahkan menjelaskan bagaimana mewujudkan fenomena tersebut. 

Penyajian data secara infografis menggunakan pakem tingkatan analisis di atas. Visual kesimpulan hasil analisis data yang disajikan dapat berupa deskriptif, diagnostik, prediktif atau preskriptif. Makna dan informasi yang terkandung dalam data dapat langsung dipahami oleh audiens, menambah pengetahuannya, bahkan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam menentukan kebijakan. Melalui teknik penyajiannya, infografis tidak perlu mencuri perhatian secara verbal bagi yang kebetulan melihat, namun menjadi tertarik untuk mengetahui informasi yang disampaikan.

Disimpulkan oleh Bapak Andrian dan kembali ke kepentingan penggunaan hasil analisis data yang diperoleh, apabila data mengandung unsur kronologis, perbandingan antara dua hal atau lebih, atau penjelasan suatu proses atau hubungan, menggunakan teknis infografis lebih disarankan. Namun apabila data yang ditampilkan hanya berupa cerita atau narasi, atau sudah cukup dijelaskan dengan grafik atau diagram sederhana, penyampaian secara infografis tidak diperlukan. --BS

Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas

Pencarian

Berita Gunungkidul





semua agenda

Agenda

semua download

Download

Statistik

024163

Pengunjung Hari ini : 1
Total pengunjung : 24163
Hits hari ini : 166
Total Hits : 235137
Pengunjung Online : 1

Jajak Pendapat

Bagaimanakah tampilan website Pertanian?
Sangat Puas
Puas
Cukup Puas
Kurang Puas

Lihat