DPP Resmikan Damparit Selonjono Sawahan Poktan Selotirto Lanjut Gertam Jagung

PONJONG (Jumat,2 Juli 2021). Poktan Selotirto padukuhan Selonjono, Kalurahan Sawahan, Kapanewon Ponjong bersyukur ditengah pandemi covid-19 bisa menyelesaikan pembangunan damparit yang dipergunakan untuk irigasi pertanian di wilayahnya. Waluyo (46) Ketua Poktan Selotirto sekaligus Dukuh Selonjono melaporkan bahwa pembangunan damparit merupakan keinginan lama yang baru terealisasi di tahun 2021 berkat bantuan pemerintah melalui Kementerian Pertanian senilai Rp 120.000.000,- (seratus dua puluh juta rupiah). Dengan adanya damparit petani anggota poktan Selotirto dapat menanam padi 2 kali (IP 2000)  sampai 3 kali (IP 3000), dan juga jagung serta kacang tanah pada musim tanam ke 3 untuk yang selain tanam padi. Luas hamparan yang dapat memanfaatkan aliran air damparit mencakup 25 hektar. Dengan adanya damparit para petani sudah tidak kawatir tentang permasalahan air.

Hadir pada peresmian damparit Selonjono Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul Ir.Bambang Wisnu Broto, Panewu Ponjong, Lurah Kalurahan Sawahan, Babinsa dan Babinkamtibmas, para Penyuluh Pertanian Lapangan BPP Ponjong serta para petani anggota poktan Selotirto.

Kepala DPP Ir.Bambang Wisnu Broto dalam arahanya disampaikan bahwa air merupakan kunci utama pertanian di Gunungkidul, dirinya mengucapkan terimakasih atas gotong royong warga petani anggota poktan Selotirto yang telah dapat menyelesaikan pertama kali diantara kegiatan sejenis di Gunungkidul pada tahun 2021 lewat program Prasarana dan Sarana Pertanian berupa pembangunan infrastruktur air damparit. Harapannya agar bisa meningkatkan kesejahteraan para petani. Selain itu disampaikan bahwa pada bulan Juni sebenarnya masuk musim kemarau namun ada anomali sehingga masih ada hujan di bulan Juni, hal ini agar diantisipasi dengan pembuatan paliran agar tidak terjadi genangan di lahan. Menurut ramalan BMKG pada bulan Juli sudah musim kemarau dan Agustus puncak kemarau, namun demikian dengan adanya damparit agar sepenuhnya dimanfaatkan sehinga bisa menanam tanaman pangan pada musim kemarau ini pungkasnya.

Lurah Sawahan mengucapkan terimakasih terhadap bantuan bagi warganya, harapannya masih banyak lokasi yang mungkin bisa dikembang lewat kegiatan serupa di padukuhan lain di Sawahan.

Pada kesempatan peresmian dam parit juga dilaksanakan panen padi musim tanam kedua dengan hasil 6,7 ton GKP, dilanjutkan Gerakan tanam jagung.--(RY)

Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas

Pencarian

Berita Gunungkidul





semua agenda

Agenda

semua download

Download

Statistik

080178

Pengunjung Hari ini : 65
Total pengunjung : 80178
Hits hari ini : 278
Total Hits : 604085
Pengunjung Online : 4

Jajak Pendapat

Bagaimanakah tampilan website Pertanian?
Sangat Puas
Puas
Cukup Puas
Kurang Puas

Lihat