Penyuluhan Pertanian adalah proses pembelajaran bagi pelaku utama serta pelaku usaha agar mereka mau dan mampu menolong dan mengorganisasikan dirinya dalam mengakses informasi pasar, teknologi, permodalan dan sumber daya lainnya, sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha, pendapatan, dan kesejahteraannya, serta meningkatkan kesadaran dalam pelestarian fungsi lingkungan hidup.
Tujuan Penyuluhan Pertanian mencakup tujuan jangka pendek dan tujuan jangka panjang. Tujuan penyuluhan jangka pendek yaitu menumbuhkan perubahan-perubahan dalam diri petani yang mencakup tingkat pengetahuan, kecakapan, kemampuan, sikap, dan motivasi petani terhadap kegiatan usaha tani yang dilakukan.
Dalam rangka meningkatkan kapasitas petani yang tergabung dalam kelompok tani, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan pelatihan bagi kelompok tani kelas Madya. Pemilihan kelas kelompok tani Madya ini untuk mendukung target Indikator Kinerja Utama (IKU) Bidang Penyuluhan dimana IKU yang sudah ditetapkan adalah banyaknya kelompok tani yang menerapkan prinsip-prinsip agribisnis, yang diindikasikan dengan kelas kelompok tani Utama. Dengan dilatihnya kelompok tani Madya, diharapkan mereka bisa meningkatkan kelas kelompoknya menjadi kelas Utama. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari mulai tanggal 15 sampai dengan 16 April 2019 bertempat di Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul dan diikuti oleh pengurus kelompok tani Madya baik Ketua maupun Bendahara kelompok yang berasal dari sepuluh kecamatan di Kabupaten Gunungkidul.
Adapun materi pelatihan antara lain pengembangan kapasitas dan pengkaderan pengurus kelompok tani, mekanisme penyusunan rencana belajar dan rencana usaha, struktur organisasi, aturan dan norma kelompok tani, pemupukan modal dan evaluasi usaha, pelayanan informasi dan teknologi, serta administrasi pembukuan kelompok tani. Narasumber pelatihan berasal dari Kepala Seksi lingkup Bidang Penyuluhan dan Penyuluh Ahli Kabupaten.(Win).