Selama ini kasus distokia merupakan kasus berat yang sering ditemukan dilapangan. Distokia pada ternak adalah suatu keadaan dimana ternak mengalami kesulitan melahirkan. Kejadian distokia pada sapi diperkirakan sebesar 3,3%, kejadian biasanya lebih banyak pada sapi perah daripada sapi potong.
Distokia dapat disebabkan oleh faktor induk seperti : kegagalan mengeluarkan fetus/pedet karena sobeknya rahim, kelukaan atau terputar (torsi) uterus, gangguan pada abdomen (rongga perut) yang mengakibatkan ketidakmampuan untuk mengejan, jalan lahir/cervix uterus tidak membuka, serta factor anatomi seperti ukuran panggul induk yang tidak memadai. Sedangkan faktor fetus atau pedet antara lain : ukuran fetus terlalu besar, posisi fetus didalam rahim mengalami kelainan, serta kematian fetus didalam rahim, atau fetus kembar, ukuran fetus terlalu besar biasanya karena factor keturunan. Jadi induk kecil (PO) di IB dengan bibit pejantan besar (simetal), faktor nutrisi juga berperan, induk yang mendapatkan nutrisi berlebih dapat meningkatkan berat badan fetus, dan terjadi timbunan lemak di rongga panggul induk tersebut dan dapat menurunkan kemampuan pengejanan.
Kegiatan workshop section caesaria ini dilaksanakan pada hari Kamis, 11 April 2019 merupakan bagian dari kegiatan Pembinaan dan Pengawasan Kesmavet Seksi Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul. Acara ini mengundang narasumber dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada Bagian Laboratorium Bedah dan Radiologi. Narasumber yang hadir adalah drh. Setyo Budhi, MP dosen bedah sekaligus praktisi dokter hewan di Yogyakarta.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk refresh tentang ilmu bedah terutama penanganan kasus distokia (kasus kesulitan beranak) yang harus ditangani dengan pelaksanaan bedah Caesar. Didahului penyegaran kembali dengan kuliah umum ilmu bedah, kemudian dilanjutkan dengan praktik bedah menggunakan hewan percobaan kambing bunting. Peserta workshop sebanyak 50 orang medic dan paramedic veteriner, petugas dinas maupun praktisi yang ada di wilayah Kabupaten Gunungkidul.
Diharapkan dengan adanya workshop section caesaria ini ada penyegaran pengetahuan dan keterampilan bagi petugas sehingga penanganan kasus-kasus distokia berat dilapangan semakin bagus dan berhasil. (RET)