Kakao menjadi salah satu komoditas utama perkebunan yang ada di Kabupaten Gunungkidul, maka dari itu TTP Nglanggeran hadir untuk menjadi wadah bagi para warga dalam mengoptimalkan pemanfaatan kakao. Dengan adanya TTP Nglanggeran, maka warga mulai mengetahui bagaimana proses untuk melakukan fermentasi cokelat beserta hasil olahannya.
Banyaknya tanaman kakao yang tumbuh disekitar wilayah Nglanggeran, memunculkan peluang bagi BPTP untuk mengintegrasikannya dengan ternak yang ada di Nglanggeran, yakni Kambing PE. Sehingga TTP pun menjadi wadah bagi masyarakat Nglanggeran untuk meningkatkan nilai tambah produk yang dihasilkannya, selain itu TTP pun menjadi tempat untuk memproduksi produk-produk yang berbasis cokelat dan susu Kambing PE, termasuk di dalamnya terdapat pabrik kecil yang menjadi tempat produksi bagi kedua komoditas tersebut.
Sesuai dengan tugas dan fungsi TTP Nglanggeran terdapat beberapa layanan diantaranya adalah tempat pelatihan dan magang pengolahan hasil kakao. Pada tahun 2022 saat ini terdapat 17 orang PKL dari Universitas Gajah Mada 12 orang, UST Yogyakarta 1 orang, dan UPN Veteran Surabaya 4 orang. Peserta Kerja Lapangan dari UPN Veteran Surabaya saat ini melakukan studi pengolahan produk berbahan baku kakao dan susu kambing, yaitu: Produk minuman Susu Gula aren, Produk Snack bar berbahan bungkil kakao dan selai pisang, serta ice cream susu kambing ubi ungu. Dari ketiga varian produk tersebut telah dilakukan uji organoleptik untuk mendapatkan mutu produk yang terbaik dari beberapa ulangan. Uji organoleptik dilakukan oleh sebanyak 40 orang di lingkungan TTP Nglanggeran. Produk dari hasil kerja lapangan tersebut nantinya dapat dikembangkan untuk menambah varian produk berbahan kakao dan susu kambing yang ada di UPT TPP Nglanggeran.