Bawang merah merupakan salah satu komoditas unggulan di wilayah Karangrejek, Wonosari.. Namun, salah satu kendala utama dalam budidaya bawang merah adalah adanya serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT). Dalam mengatasi masalah tersebut, Kelompok Tani Guyub, Kalurahan Karangrejek, Kapanewon Wonosari melaksanakan Penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PPHT) pada tanaman bawang merah yang dilaksanakan pada hari Kamis, 23 Juni 2022. Kegiatan ini sudah dilaksanakan sejak tanggal 10 Juni 2022 dan kali ini merupakan kali ketiga pelaksanaan rangkaian kegiatan PPHT.
Tujuan PPHT adalah untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keahlian petani/kelompok tani dalam menganalisa data dan informasi agroekosistem, meningkatkan kemampuan petani dalam pengambilan keputusan tindakan pengendalian berdasarkan hasil pengamatan rutin pada pertanaman bawang merah.
Kelompok Tani Guyub melakukan kegiatan PPHT diawali dengan kegiatan pengamatan, dengan melakukan pengukuran tinggi tanaman, menghitung jumlah daun, menghitung intensitas serangan hama dan penyakit pada tanaman bawang merah, yang dipandu oleh Petugas POPT Kapanewon Wonosari dan PPL setempat. Pada kegiatan tersebut juga dilakukan praktik pembuatan Agen Pengendali Hayati (APH) dan Plant Growth Promoting Rhizobakteri (PGPR) sebagai langkah pencegahan dan pengendalian hama dan penyakit pada pertanaman bawang merah.
Dengan adanya kegiatan ini diharapkan penggunaan pestisida sintetis dapat ditekan seminimal mungkin dan petani diharapkan terbiasa menggunakan APH dan PGPR dalam budidaya tanaman bawang merah. Sehingga tercapai produktivitas bawang merah yang meningkat serta output seminimal mungkin yang diharapkan berimbas pada peningkatan kesejahteraan petani.