DPKP DIY DAN DPP MONEV JARINGAN IRIGASI TERSIER HADAPI EL NINO

PONJONG (Rabu,25/10/2023). Dalam rangka pemantaun dampak pembangunan rehabilitasi jaringan irigasi tersier DPKP DIY yang dilaksanakan oleh Sub Bagian Perencaanaan dan Informasi melaksanakan monitoring hasil pembangunan rehabilitasi jaringan irigasi tersier di Gunungkidul, didampingi oleh petugas DPP dan BPP Ponjong. Sasaran yang ingin dilihat antara lain pembangunan rehabilitasi jaringan irigasi tersier di Sumbergiri Ponjong yang pembangunanya dilaksanakan pada tahun 2022.

Menurut Widi Prasetyo dan Lukito pelaksana teknis di tingkat poktan menjelaskan bahwa pembangunan rehabilitasi jaringan irigasi tersier di laksanakan di 2 titik lokasi yaitu di Koripan 2 dan di Gedaren Sumbergiri Ponjong. Hasil pembangunan berupa rehab mengganti bangunan lama yang rusak dengan hasil total sepanjang 300 m, yaitu di Koripan 2 sepanjang 150 m dan di Gedaren sepanjang 150 m. Metoda pembangunannya menggunakan beton siklop.

Hasil yang didapat saat ini di Koripan 2 mulai giat menanam padi dari yang sebelumnya hanya 1x padi menjadi 2x padi dan tanaman palawijo pada musim kemarau, kalau diperhitungkan ada kisaran cetak sawah swadaya hampir 5 hektaran dengan sumber air dari Kali Gede dan Tuk Gedaren jelas Widi. Sedangkan di dusun Gedaren Lukito menjelaskan bisa panen 3x padi masyarakatnya sangat senang karena air lancar. Hingga el nino saat ini tidak berdampak di pertanian padi sawah wilayahnya karena bisa panen 3x, dengan varitas padi Situbagendit, Ciherang, IR 64 dan Inpari 42.

Terakhir pihak poktan mengucapkan terima kasih atas bantuan infrastruktur air dari dana pusat berupa rehabilitasi jaringan tersier yanf sangat membantu petani. Terpisah Lita subag PI di DPKP DIY sangat mengapresiasihhasil pembangunan rehabilitasi jaringan irigasi tersier yang bisa disekesaikan poktan dan sampai saat ini masih baik dan berfungsi. *(RY)

#DPP_SIAP

#Guyub Sumregah Gayeng

Tinggalkan komentar

Skip to content