Setelah sukses melaksanakan dem area 100 ha Largo Super di Mengger, Nglipar pada tahun 2018 dan di panen di Maret 2019, kegiatan serupa dilanjutkan dengan replikasi, selain juga dalam rangka peningkatan produksi padi di Kelompok Tani Sumber Agung, Dusun Semanu Selatan, Desa Semanu, Kecamatan Semanu.
BPTP Balitbangtan Yogyakarta mengembangkan teknologi LARGO (Larikan Padi Gogo) SUPER untuk mewakili zona selatan Gunungkidul, yang meliputi Kecamatan Semanu, Rongkop,Tanjungsari, Girisubo, Tepus, Panggang dan Purwosari. Pengembangan budidaya padi gogo dengan teknologi Largo merupakan kerjasama antara BPTP Yogyakarta dengan Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, BPP dan Kelompok Tani Sumber Agung, Dusun Semanu Selatan dengan luas 10 ha pada musim tanam MH II.

Berbeda dengan kegiatan Largo Super di Mengger Nglipar yang berupa padi gogo di bawah naungan, kegiatan Largo Super di Semanu Selatan dilakukan di lahan terbuka tanpa naungan, sehingga tidak menggunakan varietas padi rindang yang tahan naungan, namun dicobakan varitas Inpari 42, 43 dan Inpago 9 dan 10. Disamping itu, kata kunci percepatan tanam dilakukan dengan menggunakan atabela yang mencirikan alat tanam larikan GOGO 2:1. Sedangkan teknologi bio hayati lainnya tetap digunakan yaitu Bio Dekomposer dan Bio Protektor.

Kegiatan di Semanu Selatan dimulai dengan Sosialisasi Largo Super pada bulan Maret 2019 yang dihadiri narasumber BPTP dan Dinas Pertanian Pangan. Pada Selasa (9/4) dimulai aktifitas penanaman benih tebar langsung dengan menggunakan alat atabela largo 2:1. Kegiatan largo super juga akan dilaksanakan di Trenggono, Sidorejo, Ponjong seluas 25 hektar pada musim hujan pertama 2019/202. –RY
