Kabupaten Gunungkidul dikenal sebagai gudang ternak dimana hampir separuh populasi ternak di Daerah Istimewa Yogyakarta, ada di Kabupaten Gunungkidul dan hampir tiap kepala keluarga memelihara ternak yang tersebar secara merata di seluruh wilayah kecamatan. Kejadian serangan binatang liar terhadap ternak kambing milik warga di wilayah Kabupaten Gunungkidul sudah sering terjadi, terutama pada saat kemarau panjang, dimana mata air maupun telaga mengalami penurunan debit air. Sejak beberapa tahun yang lalu fenomena serangan terhadap ternak tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Wonosari, Purwosari, Saptosari, Tepus, Girisubo, dan Karangmojo.
Untuk menjamin keamanan dan kelangsungan hidup ternak khususnya kambing dari ancaman serangan binatang liar diperlukan langkah antisipasi pengamanan di masyarakat.
Dalam rangka pengamanan ternak terhadap serangan binatang liar bersama ini kami sampaikan beberapa hal untuk menjadi perhatian dan segera ditindaklanjuti, di masyarakat sebagai berikut :
- Memberikan prioritas tinggi untuk pengamanan ternak terhadap serangan binatang liar dengan cara membawa pulang ternak yang dipelihara di ladang jauh dari pemukiman, karena kasus kejadian serangan tersebut rata-rata di lokasi pegunungan dan ladang yang jauh dari rumah warga.
- Melaksanakan kesiagaan dini dan tindakan antisipatif melalui pengamatan dan pengawasan ternak yang tetap dipelihara lokasi perbukitan. Bisa dilaksanakan dengan kegiatan ronda atau jaga malam.
- Mengoptimalkan pengamanan ternak dengan menyempurnakan kandang, sehingga tidak bisa digali (gangsir), meninggikan pagar kandang, memperkokoh dinding, sehingga binatang liar tidak bisa menerobos masuk serta pemasangan lampu penerangan diarea kandang.
- Meningkatkan kegiatan KIE (Komunikasi, Edukasi dan Informasi) kepada masyarakat tentang pola hidup/siklus kejadian serangan binatang liar tersebut, sehingga masyarakat sudah lebih dahulu bersiap sebelum serangan terjadi.
- Mengoptimalkan koordinasi Dinas Pertanian dan Pangan melalui UPT Pusat Kesehatan Hewan dan Balai Penyuluh Pertanian dengan Pemerintah Kecamatan, Kepolisian Sektor, Komando Rayon Militer, Pemerintah Desa serta stakeholder lainnya dalam penanganan kasus ini.
- Segera melaporkan ke atasan langsung atau petugas terdekat bilamana menjumpai kasus serangan binatang liar terhadap ternak warga.
Diharapkan langkah-langkah tersebut bisa mencegah terjadinya serangan binatang liar yang mengakibatkan kerugian ekonomis pada masyarakat. –RW