Kegiatan KWT Menur, Dusun Ngepung, Kalurahan Bunder, Kapanewon Patuk mulai menggiatkan anggotanya dengan budidaya sayuran di pekarangan dengan maksud bahwa anggota kelompok bisa membudidayakan sayuran di pekarangan untuk mencukupi kebutuhan sayuran di anggotanya, selain budidaya sayuran KWT Menur, Ngepung, Bunder juga melakukan budidaya jamur tiram yang tidak hanya mencukupi kebutuhan anggotanya tetapi jamur tiram bisa dijual dalam bentuk segar maupun olahan. Jamur tiram merupakan salah satu usaha pertanian yang sangat prospektif dan potensial untuk dikembangkan, alasan dikembangkannya jamur tiram yaitu :
- Daya serap pasar sangat tinggi dan kemungkinan stagnasi pasar terhadap jamur tiram sangat kecil karena merupakan konsumsi masyarakat sehari – hari
- Bahan baku mudah diperoleh dan murah
- Proses pemeliharaan tergolong mudah
- Tidak memerlukan lahan yang luas
- Kebutuhan ketrampilan/skill tidak terlalu tinggi
- Budidaya jamur tiram tidak mengenal musim sehingga dapat menghasilkan keuntungan terus menerus sepanjang tahun.
- Jamur tiram merupakan pangan alternatif yang lezat, sehat dan bergizi tinggi, tidak menimbulkan pencemaran lingkungan.
Melihat peluang dan prospek pasar tersebut maka kelompok wanita tani Menur, mempunyai keinginan untuk melakukan pengolahan jamur tiram menjadi makanan yang lebih awet berupa jamur crispy, yang kemungkinan akan bisa lebih menambah pendapatan kelompok. Dari keinginan tersebut pada tanggal 17 September 2020 KWT Menur, Ngepung, Bunder, Patuk mengadakan pelatihan pengolahan jamur crispy, sebagai nara sumber dari Bidang PPHP Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul. Dari pelatihan tersebut kelompok sangat tertarik dan bersemangat dalam melakukan pelatihan pengolahan sekaligus bisa melakukan perhitungan analisa usaha jamur crispy tersebut. Pelatihan pengolahan jamur tiram diikuti oleh seluruh anggota KWT Menur yang didampingi oleh Petugas Penyuluh Pertanian setempat.–STW