Kegiatan Gerakan Pengendali OPT Penggerek Polong pada Tanaman Kedelai dilaksanakan di Saptosari

Bertempat di Dusun Sumuran, Desa Kepek, Selasa (19/04/2022) telah berlangsung kegiatan Gerakan Pengendalin OPT Penggerek Polong pada Tanaman Kedelai. Acara tersebut dihadiri oleh Petani Kedelai Desa Kepek, Penyuluh Pertanian Lapangan Kapanewon Saptosari, POPT Kapanewon Saptosari, dan POPT Kabupaten Gunungkidul.

Bahan yang dibutuhkan untuk pengendalian adalah 1L Cairan PGPR, 1L Paenibacillus, 3bungkus Beauvaria bassiana, tetes tebu, dan 100L air. Cara penggunaan nya yaitu dengan mencampurkan semua bahan dalam satu wadah kecuali air. Setelah campuran pertama sudah terlarut, cairan diambil 1L kemudian dicampur dengan 13L air. Kemudian cairan siap digunakan untuk penyemprotan pada pertanaman kedelai. Waktu terbaik untuk penyemprotan adalah pagi hari (sebelum pukul 09.00) atau sore hari (setelah pukul 15.00).
Adapun manfaat dari masing-masing bahan yaitu: Beauvaria bassiana bermanfaat untuk pengendalian segala macam hama seperti walang sangit, wereng, atau ulat. Paenibacillus bermanfaat untuk perbaikan perakaran dan daya tumbuh tanaman. Cairan PGPR bermanfaat untuk mengurangi penyakit atau kerusakan oleh serangga.

Kegiatan gerdal ini diharapkan dapat menambah pengetahuan, keterampilan, dan sikap petani terhadap pengendalian dengan agensia hayati. Sehingga petani semakin sadar untuk menciptakan kondisi lingkungan pertanaman yang lebih ramah, sehat, dan meningkatkan produksi kedelai.

Salam Guyub, Gumregah, Gayeng! 🙌🏼

#pertaniangunungkidul
#infopertaniangunungkidul

Tinggalkan komentar

Skip to content