PANEN PERDANA MELON INTHANON BERKONSEP PERTANIAN MODERN DI PONPES DARUL QUR’AN WAL IRSYAD KABUPATEN GUNUNGKIDUL

 

Sabtu, 4 Juni 2022 dilakukan panen perdana melon jenis Inthanon atau Golden Emerald di Green House Ponpes Darul Qur’an Wal Irsyad Gunungkidul. Turut hadir dalam panen perdana secara simbolis ini antara lain Bupati Gunungkidul, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren serta Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI. Program ini adalah kolaborasi membangun kemandirian ekonomi pesantren antara pondok pesantren dan CSR Bank Indonesia yang didampingi oleh petani milenial Wonosari, Fahid Nurarrosyid.
Program ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk membekali ketrampilan personal bagi santri sehingga ke depannya kemandirian santri dapat diwujudkan, seperti yang disampaikan oleh Pengasuh Ponpes KH. Akhmad Kharis Masduki. Selanjutnya Bupati Gunungkidul, H. Sunaryanta, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ponpes harus bisa menjadi role model untuk penguatan ekonomi yang dapat membantu kemandirian ponpes.
Benih melon Inthanon diproduksi oleh produsen benih terbesar kedua di dunia yaitu Rijk Zwaan Belanda. Melon yang bertekstur renyah dan lembut serta rasanya manis ini termasuk langka di Indonesia. Ciri khas dari melon jenis ini mempunyai kulit golden dengan net yang cantik dan daging buah yang segar dan menarik. Konsep pertanian modern yang diterapkan dalam pengembangan melon ini menggunakan konsep Internet of Things. Konsep ini menanamkan teknologi seperti sensor dan software yang dapat mendeteksi suhu, indeks ppm dan sensor kelembaban tanah.
Dalam green house dikembangkan 1000 batang melon, yang setiap batangnya bisa menghasilkan 1,5 kg per buah. Hasil panen dikategorikan dalam 2 grade dengan harga yang berbeda, grade 1 di harga Rp.28.500,- dan grade 2 di harga Rp. 25.000,-. Untuk pemasarannya menggandeng offtaker Ponpes Al Ittifaq Bandung dan disalurkan melalui Superindo, Sayur Box dan Yogya Supermarket

Tinggalkan komentar

Skip to content