PALIYAN ( Senin, 9 Januari 2023). Bulan Januari 2023 Kabupaten Gunungkidul mulai memasuki masa masa panen utamanya palawija seperti kacang dan kedele. Setelah pada akhir Desember 2022 Direktur Akabi ikut melaksanakan panen kedele di Poktan Gayamrejo, Sawahan, Bleberan Playen dengan hasil 1,8 ton wose kedele per hektar, maka Ka DPP Rismiyadi, SP. MSi. melanjutkan dengan safari panen di beberapa poktan di wilayah lainnya. Pada Senin (9/01/2023) Ka DPP bersama jajaran melaksanakan ubinan panen kedele di Gapoktan Sido Luhur Karangduwet Paliyan. Hadir pada kesempatan tersebut Lurah Karangduwet, Babinsa dan Babin Kamtibmas, para Penyuluh Pertanian BPP Paliyan, dan anggota Gapoktan Sido Luhur. Hasil ubinan dari lahan seluas 10 Ha mencapai 1,86 ton wose kedele per hektar. Menurut Rismiyadi, SP.,MSi. hasil rata rata ubinan kedele pada musim ini lumayan bagus diatas rata rata provitas kabupaten. Kedele yang dipanen merupakan bagian dari bantuan pemerintah yang ditanam di musim hujan seluas 380 Ha. Dengan provitas yang bagus dan harga kedele yang baik harapannya bisa dinikmati oleh para petani kedele, sehingga petani Gunungkidul akan kembali bergairah menanam kedele di lahannya karena keuntungannya lumayan bagus.
Sementara itu di Dengok V poktan Sidorejo panen kedele Grobogan juga dilakukan ubinan hasilnya mencapai 1,4 ton wose kedele per hektar demikian informasi yang disampaikan oleh Purwadi PPL di BPP Playen melaporkan. Hampir semua pertanaman kedele musim tanam 1 sedang panen.
Demikian juga di Semanu menurut Sudiyatna PPL di BPP Semanu melakukan ubinan bersama di poktan Sida Dadi Kwangen Kidul Pacarejo Semanu dengan hasil 1,62 ton wose kedele per hektar dan di Serpeng poktan Ngudi rejeki menghasilkan 1,5 ton wose kedele per hektar.
Menurut Danang Sutopo, S.Hut Sub Koordinator Produksi Tanaman Pangan menjelaskan hampir 380 hektar tanaman kedele di Gunungkidul musim tanam pertama ini memasuki masa panen dengan rata rata ubinan kabupaten mencapai 1,4 ton wose kedele per hektarnya. Selanjut Dinas Pertanian dan Pangan sedang melaksanakan persiapan kebutuhan benih kedele untuk musim tanam ke 2 yang mencapai 5400 hektar pertanaman kedele, dimana penyediaannya benih bantuan pusat melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY. Harapannya nanti akan segera droping pada minggu ke 3 Januari untuk memenuhi kebutuhan benih kedele wilayah selatan sebanyak 8,5 ton dan sisanya akan di droping pada bulan Febuari sesuai jadual penanaman kedele oleh petani. Total benih untuk tahun 2023 ada sebanyak 270 ton meliputi kedele musim kedua dan musim tanam ketiga.
Selain panen kedele sebagian petani padi wilayah Selatan juga telah panen untuk padi varitas Segreng. Hasil ubinan pada saat panen padi segreng mencapai 3,1 ton Gabah Kering Giling (GKG) per hektar di Balong Girisubo, demikian menurut Sigit Widianto, SP. PPL di BPP Girisubo. (RY)