Patuk (01/02/03) – Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Patuk melakukan pendampingan pembelajaran budidaya sayuran di SMP N 3 Patuk. Kegiatan tersebut dalam rangka penerapan kurikulum merdeka belajar di sekolah. Kurikulum Merdeka dikembangkan sebagai kerangka kurikulum yang lebih fleksibel, sekaligus berfokus pada materi esensial dan pengembangan karakter dan kompetensi peserta didik. Karakteristik utama dari kurikulum ini yang mendukung pemulihan pembelajaran berbasis projek untuk pengembangan soft skills dan karakter sesuai Profil Pemuda Pancasila.
Dalam kegiatan ini dilakukan oleh siswa kelas VII mulai dari persiapan lahan sampai panen nantinya. Konsep kegiatan ini siswa dibentuk ke dalam beberapa kelompok, dan setiap kelompok bertanggungjawab terhadap satu komoditas sayuran. Sayuran yang ditanam antara lain bayam, kangkung, bayam brazil, cabai, dan tomat. Siswa diminta aktif melakukan setiap tahapan budidaya dan melakukan pengamatan yang akan dilaporkan di akhir kegiatan.
Program kegiatan semacam ini selaras dengan program dari Kementrian Pertanian yang pernah ada beberapa tahun yang lalu, yaitu Pertanian Masuk Sekolah (TaniMaS), yang merupakan kegiatan budidaya pertanian yang dilaksanakan oleh siswa dan guru di lingkungan sekolah. Diharapkan siswa mempunyai ketertarikan, pengetahuan, dan keterampilan pada bidang pertanian sejak dini, sehingga bisa menjadi salah satu upaya dalam regenerasi petani (GA/ REK).
#Salam guyub gumbregah gayeng #DPP_SIAP