Panen Raya Bawang Merah oleh Petani Muda

Sektor pertanian masih menjadi komoditas menarik oleh generasi muda, khususnya mereka yang tergabung dalam Kelompok Tani “Muda Tani” yang berlokasi di Dusun Ngawis 1 dan Ngawis 2, Desa Ngawis, Kecamatan Karangmojo. Usaha mereka dalam mengolah lahan dan menanam bawang merah membuahkan hasil yang sangat memuaskan. Hal ini terlihat pada panen raya yang dilaksanakan pada Rabu (24/10) lalu di Ngawis, Karangmojo.

Peningkatan produksi bawang merah merupakan salah satu program yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan Pangan melalui kegiatan Upaya Khusus Bawang Merah dan Cabe (UPSUS BABE). Kegiatan tersebut disambut baik oleh kelompok tani yang berdiri tahun 2013 dan beranggotakan 24 orang, seluruhnya berumur kurang dari 35 tahun, bahkan ada yang masih berumur 20 tahun. Kelompok ini juga telah menerima bantuan fasilitas berupa cultivator yang diberikan pada tahun 2017. 

Kelompok “Muda Tani” mengusahakan bawang merah varietas super philip, varietas yang sangat cocok untuk ditanam pada musim kemarau. Tanaman dipanen setelah mencapai umur 60 hari dengan produktivitas sebesar 15,712 ton per hektar dari 10 hektar total luas tanam di Kecamatan Karangmojo. Dengan harga jual di tingkat petani sebesar Rp 12.000,- per kilogram, keuntungan yang diperoleh mencapai Rp 100 juta lebih per hektarnya dengan capaian BEP (Break Even Point) Rp 5.510,- per kilogram. Benefit ini yang menarik anggota kelompok tani untuk bergerak dan mengusahakan bawang merah bagi peningkatan kesejahteraan, dimana sesuai dengan moto Kelompok Tani “Muda Tani” berikut:

Yang Muda yang Bertani, Terus Berkarya Menuju Petani yang Maju dan Mandiri

Hadir dalam panen raya tersebut Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Camat Karangmojo, jajaran Koramil, Polsek, Babinkamtibmas, Babinsa Kecamatan Karangmojo/Desa Ngawis, Kepala Desa Ngawis, perwakilan BPP Karangmojo dan anggota kelompok tani.

Tinggalkan komentar

Skip to content