PONJONG (Sabtu,15/2/2025). Sebagai tindak lanjut kunjungan Dr. Ir. Gunawan Direktur Benih Direktorat Jenderal Tanaman Pangan pada Januari 2025 di Kampung Ngawen saat monitoring Luas Tambah Tanam (LTT) Padi sekaligus mengawali panen padi di Gunungkidul, saat itu disampaikan untuk mengusulkan kebutuhan benih padi inbrida bagi petani Gunungkidul yang akan tanam padi di musim kedua dengan harapan ada percepatan tanam padi untuk mencapai target LTT Gunungkidul, maka pada Sabtu (15 Febuari 2025) telah dimulai penyaluran bantuan pemerintah berupa padi Inpari 42 yang dilaksanakan di Poktan Sido Guyub, bulak Gedaren, Sumbergiri Ponjong. Acara penyaluran benih padi sekaligus panen padi musim pertama dihadiri Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan Dr. Ir. Yudi Sastro, Direktur Perbenihan Tanaman Pangan Dr. Ir. Gunawan serta Wakil Bupati Gunungkidul, Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Kepala Bidang Tanaman Pangan DPKP DIY, dan Perum Bulog.



Tenaga Ahli Menteri Pertanian Dian Supardiyanto menjelaskan bahwa Presiden RI berkeinginan Swasembada Pangan Indonesia dicapai tahun ini dengan petani sebagai ujung tombaknya.
Dirjen Tanaman Pangan menyampaikan 4 kunci swasembada pangan yaitu ketersediaan air, pupuk, benih dan peralatan mesin pertanian. Kementan bersama Kementerian PU berupaya untuk memenuhi kebutuhan air bagi petani dalam budidaya pertaniannnya. Sedangkan alokasi pupuk bersubsidi disediakan bagi petani yang sudah terdaftar di e-RDKK dengan penebusan menggunakan kartu tani ataupun KTP. Untuk penyerapan gabah hasil panen digunakan HET Rp 6.500,- per Kg.
Pada kesempatan tersebut juga diserahkan juga secara simbolis bantuan benih untuk 5 poktan yaitu poktan Sido Guyub, poktan Maju Plataran, poktan Tani Makmur, poktan Suka Maju Payak, poktan Mira Tani.
Terpisah Ketua Tim Kerja Produksi Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul Danang Sutopo, S.Hut.T menjelaskan bantuan benih banpem dari Kementan pada musim tanam kedua menyasar luasan 2.472 Ha di 10 Kapanewon, untuk satu hektar sejumlah 25 kg benih sehingga total bantuan benih mencapai 61,8 ton benih padi. Sedangkan benih jagung hibrida seluas 1.269 Ha volume 19.035 ton. *(RY)
#DPP_SIAP
#Salam Guyub Gumregah Gayeng