SAPTOSARI (Kamis, 20/2/2025). Bertempat di bulak Krambilsawit Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul bersama kelompok tani (poktan) Sedyo Rukun, Kalurahan Krambilsawit, Kapanewon Saptosari melaksanakan panen raya padi di pertengahan Febuari 2025 ini bersama PPL dan BPP serta dihadiri Panewu Saptosari, Lurah Krambilsawit, Danramil Saptosari, Kapolsek Saptosari bersama Babinsa dan Babinkamtibmas Gapoktan Krambilsawit dan para petani anggota poktan Sedyo Rukun.
Dalam laporannya ketua poktan Sedyo Rukun menjelaskan bahwa luasan padi yang ditanam kelompok seluas 20 hektar, sedangkan lokasi panen seluas 1 Ha dengan hasil ubinan rata rata 4,6 kg per ubin atau jika dikonversi menjadi 5,6 ton GKG (gabah kering giling), hasil ini cukup menggembirakan jika dibandingkan tahun sebelumnya yang terdampak iklim kering el nino. Poktan mengucapkan terimakasih atas perhatian dan pendampingan dari Dinas selama ini.

Sementara Retno Wulan Utaminingsih selaku koordinator BPP Saptosari menjelaskan analisa usaha tani untuk padi bahwasanya jika dihitung dengan harga gabah seharga Rp 6.500,- per kg maka pendapatan kotor petani senilai Rp 36.165.025,- setelah dikurangi biaya produksi sebesar Rp. 12.152.500 maka pendapatan bersih petani dalam 1 ha panen padi adalah Rp. 24.012.525,-. Hal ini sangat menguntungkan para petani, tentunya masih ditambah jerami sebagai hasil sampingan untuk pakan ternak.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Rismiyadi sangat mengapresiasi kerja para petani dan poktan dalam mendukung ketahanan pangan di Gunungkidul, dirinya berharap untuk musim tanam kedua di tahun 2025 para petani segera tanam padi kembali untuk daerah-daerah yang mempunyai sumber air cukup, sedangkan di lahan kering dapat dilanjutkan palawija. Pihaknya akan terus mengupayakan pendampingan terutama oleh para PPL untuk para petani dan poktan. Oleh karenanya dirinya akan melaksanakan safari panen dalam rangka percepatan tanam musim kedua dan melihat langsung hasil panen di musim pertama ini di beberapa kapanewon.
Terpisah Danang Sutopo, Ketua Tim Kerja Produksi Tanaman Pangan menyatakan untuk bulan febuari ini diperkirakan akan panen padi seluas 8.449 Ha terutama padi zone Selatan dan beberapa di wilayah utara, sementara puncak panen dilaksanakan di Maret 2025 diperkirakan seluas 35.351 Ha sehingga total padi di Gunungkidul mencapai 45.921 Ha. *(RY)
#DPP_SIAP
#Salam Guyub Gumregah Gayeng