Pada hari Senin (25/2) telah dilaksanakan panen raya jagung hibrida di Kelompok Tani Sido Makmur, Dusun Pule Bener, Desa Giring, Kecamatan Paliyan, Kabupaten Gunung Kidul, lokasi yang mulai dikenal sebagai bukit teletubbies. Acara ini dihadiri oleh Bupati Gunungkidul, Badingah S.Sos., Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Ir. Sasongko M.Si., Kepala BPTP DIY, Dr. Joko Pramono, perwakilan dari Pusdiktan BBPSDMP Kementan, Ir. Gunawan Yulianto, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Ir. Bambang Wisnu Broto dan Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Ir. Khairudin, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Paliyan, Perhutani, PT. BISI, dan petani.
Pemerintah memberikan bantuan benih untuk luasan 132 ha dan potensi luasan panen sebesar 150 ha. Hasil ubinan jagung Bisi 266 sebesar 13,65 ton/ha (tongkol lepas kulit), produktivitas 11 ton/ha (pipilan kering), dan harga jagung kering pipilan Rp 3.800/kg . Pada kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan alat pengolahan berupa corn sheller atau pemipil jagung sebanyak 2 unit, traktor R2 1 unit serta bantuan benih jagung hibrida tumpangsari.

Kepala Dinas Pertanian DIY berharap petani mulai berusaha mengolah hasil jagung sehingga memberi nilai tambah seperti untuk pakan ternak, emping jagung, kerupuk jagung sehingga harga jagung tidak jatuh saat panen raya datang. Sedangkan Bupati Gunungkidul berharap masyarakat mensyukuri nikmat panen jagung, sebagai daerah kering dengan curah hujan terbatas ternyata dilimpahi berkah hasil jagung yang melimpah. –RY
