Semarak Hari Tani Nasional 2025: Gunungkidul Dorong Kemandirian dan Ketahanan Pangan Lokal

WONOSARI (24/09/2025) – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan Peringatan Hari Tani Nasional Tahun 2025 di Bangsal Sewokoprojo Wonosari. Acara yang dihadiri Bupati Gunungkidul, penyuluh pertanian, dan ratusan petani Gunungkidul ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kemandirian sekaligus ketahanan pangan berbasis potensi lokal.

Dalam sambutannya, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti K., menyampaikan bahwa Peringatan Hari Tani bukan sekadar seremoni, melainkan momen refleksi dan penghargaan bagi para petani sebagai pahlawan pangan. “Setiap butir nasi yang kita makan adalah buah dari keringat, ketekunan, dan ketabahan para petani. Perubahan iklim bukan lagi isu masa depan, tetapi realita yang kita hadapi hari ini. Karena itu, strategi bertani warisan nenek moyang yang bijak harus kita padukan dengan inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi,” tegasnya

Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk berpihak pada petani. Hal itu diwujudkan melalui kebijakan nyata, yakni Surat Edaran Bupati Gunungkidul Nomor 38 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Potensi Lokal yang mendorong perangkat daerah dan BUMD agar memprioritaskan penggunaan fasilitas serta produk lokal dalam kegiatan pemerintahan. Selain itu, Bupati juga menerbitkan Surat Edaran Nomor 40 Tahun 2025 tentang Percepatan Penganekaragaman Pangan. Kebijakan ini menekankan pentingnya konsumsi pangan lokal sehari-hari, sebagai langkah memperkuat kemandirian pangan masyarakat Gunungkidul.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul menekankan bahwa tema “Beradaptasi dengan Perubahan Iklim” harus dimaknai sebagai dorongan memperkuat pertanian yang tangguh. Ia menyoroti pentingnya pengembangan varietas tahan iklim, diversifikasi tanaman sesuai potensi lokal, pemanfaatan air secara bijak, serta peran petani milenial dalam memanfaatkan teknologi pertanian. “Dengan semangat Hari Tani, mari kita wujudkan pertanian Gunungkidul yang adaptif, mandiri, dan berdaya saing,” ujarnya.

Berbagai kegiatan digelar untuk memeriahkan peringatan Hari Tani Nasional tahun ini, antara lain Pekan Tani, Gerakan Pangan Murah, Lomba Cipta Menu B2SA Berbasis Pangan Lokal, Pengajian dan Doa Bersama Petani serta beberapa kegiatan pendukung lainnya.

Melalui peringatan ini, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berharap semangat Hari Tani 2025 dapat memperkuat sinergi seluruh pihak dalam menjaga ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta menjadikan Gunungkidul semakin mandiri menghadapi tantangan sektor pertanian di masa depan. *(hf)

Tinggalkan komentar

Skip to content