MUSIM HUJAN TIBA, BUPATI LAKSANAKAN GERTAM KELAPA GENJAH DI KAPANEWON TANJUNGSARI

TANJUNGSARI (Senin, 27/10/2025) – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan di daerah, semua Kementerian dan Lembaga didorong untuk ikut serta mensukseskan program tersebut. Untuk mendukung program ketahanan pangan tersebut, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang diwakili Kanwil Imigrasi DI Yogyakarta memberikan bantuan berupa 400 bibit kelapa genjah yang akan ditanam di Gunungkidul. Bantuan tersebut diharapkan bisa membantu meningkatkan pendapatan para petani dengan hasil kelapanya.
Pada Senin (27 Oktober 2025) di Padukuhan Guyangan, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari dilaksanakan Gerakan Penanaman Kelapa Genjah oleh Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, SE.,MP. dari bantuan bibit kelapa genjah Kanwil Imigrasi, sekaligus launching penanaman kelapa genjah bantuan Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2025.
Hadir pada acara tersebut Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih SE,MP., Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Panewu Tanjungsari, Kapolsek Tanjungsari, Danramil Tanjungsari, Penyuluh Pertanian BPP Tanjungsari, Lurah Kemiri dan Lurah se-Tanjungsari, Gapoktan Tanjungsari dan Poktan Kuncupsari Guyangan beserta para petani Kemiri.
Dalam laporannya Kepala DPP menjelaskan bahwa di tahun anggaran 2025 ini Kementerian Pertanian memberikan bantuan kelapa genjah sebanyak 11.000 batang diperuntukkan di 13 Kapanewon Gunungkidul utamanya daerah zona selatan dalam rangka mendukung pariwisata pantai, selain itu juga ditambah bantuan bibit kelapa dari Kanwil Imigrasi sebanyak 400 batang. Saat ini bantuan dari Kementan sudah disalurkan bantuan pupuk organik sebagai kelengkapan bantuan kelapa genjah, sedangkan bibit kelapa genjah dari Kementan akan disalurkan pertengahan Nopember 2025. Saat ini yang akan ditanam merupakan bantuan kelapa genjah dari Kanwil Imigrasi. Harapan Kepala DPP bantuan bibit kelapa genjah baik dari Kementan maupun dari Imigrasi dapat dimanfaatkan untuk peningkatan pendapatan dan mendukung pariwisata.
Sedangkan Bupati Gunungkidul berpesan agar bantuan kelapa genjah betul betul dirawat sampai bisa berbuah sehingga harapan peningkatan kesejahteraan petani bisa terwujud, selain itu dalam berbagai kesempatan dirinya selalu mendorong pemanfaatan lahan untuk penanaman tanaman produktif yang paling tidak mengurangi beban biaya konsumsi keluarga, dengan produksi sayur sendiri di pekarangan atau lahan lahan tidur. Acara dilanjutkan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Bupati Gunungkidul kepada poktan dan lanjut Gerakan tanam kelapa genjah.
Terpisah Eni Wijayanah,SP. Katim Prasarana dan Sarana Perkebunan dan Hortikultura menyampaikan penjelasan bahwa bantuan bibit kelapa genjah tahun 2025 berupa Kawasan atau kluster setiap unit Kawasan seluas 50 ha, sehingga Gunungkidul mendapat 2 unit Kawasan seluas 100 Ha tersebar di 13 Kapanewon yang mengumpul menjadi 2 Kawasan Pertanaman Kelapa Genjah. Bantuan yang sudah didistribusikan sampai saat ini bantuan pupuk organic dengan jumlah 33 ton , sedangkan bibit kelapa genjah kementan akan droping pertengahan Nopember 2025 sebanyak 11.000 batang. Tujuan program ini untuk meningkatkan produksi dan produktifitas kelapa di lokasi sasaran. *(RY)

Tinggalkan komentar

Skip to content