PLAYEN (Rabu, 28 Januari 2026). Dengan munculnya beberapa penyakit menular pada ternak di Indonesia seperti PMK (Penyakit Mulut dan Kuku), beberapa waktu lalu juga ada di Gunungkidul , berbagai upaya dilaksanakan untuk pencegahan dan pembrantasan penyakit menular pada ternak. Salah satu upaya tersebut adalah kebersihan kendang sebagai upaya sanitasi lingkungan. Pada Rabu (28 Januari 2026) Bupati Gunungkidul melaksanakan kunjungan kerja ke beberapa poknak antara lain poknak Andini Mulyo yang berlokasi di Sawahan 1, Bleberan, Playen. Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Panewu Playen, Danramil Playen, Kapolsek Playen, BPP Playen, Puskeswan Playen, dan Kelompok Ternak Andini Mulyo beserta anggota.
Pada kesempatan tersebut Bupati Gunungkidul melaksanakan panen bersama HMT (Hijauan Makanan Ternak), karena saat ini HMT telah waktunya dipanen dan diawetkan sebagai pakan ternak musim selanjutnya. Pakan ternak berguna untuk memenuhi kebutuhan gizi, energi, dan nutrisi agar ternak dapat tumbuh, berkembang, bereproduksi, serta menjaga kesehatan dan daya tahan tubuhnya. Pemberian pakan yang tepat (kualitas dan kuantitas) meningkatkan produksi (daging, susu, telur) dan efisiensi, sekaligus mencegah penyakit, menjadikannya pondasi penting dalam usaha peternakan. Dalam sambutanya Bupati Gunungkidul terus mendorong upaya peningkatan kesejahteraan peternak dan mempunyai kepedulian terhadap para peternak dengan menerbitkan perbup nomor 10 tahun 2025 tentang pemberian kompensasi kematian ternak karena penyakit menular untuk meringankan beban peternak dan sebagai upaya pencegahan penularan penyakit ternak menular. Pada kesempatan tersebut diserahkan uang pengganti secara simbolis kepada : 1. Jumbadi, Sambirejo, Ngawen, 2. Tugina, Bendung, Semin, 3. Samidi, Mertelu, Gedangsari.
Terpisah drh. Retno Widyastuti menjelaskan sejak Tahun 2025 bantuan Pemberantasan Penyakit Hewan Menular telah diterimakan kepada 37 (Tiga Puluh Tujuh) orang peternak, dengan nilai bantuan total sebesar Rp. 109.500.000,00 ( Seratus Sembilan Juta Lima Ratus Ribu Rupiah). Pada bulan Januari 2026 dicairkan bantuan untuk 7 (tujuh) orang peternak dengan nilai bantuan total Rp. 28.000.000,00 (Dua Puluh Delapan Juta Rupiah). Tiga penerima diserahkan Bupati gunungkidul pada Rabu 28 januari 2026 secara simbolis.
Tugino salah satu penerima bantuan dari Bendung Semin mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Gunungkidul karena kepeduliannya kepada para peternak.
Pada hari yang sama juga dicanangkan pelaporan aplikasi LAPOR DOK oleh Bupati Gunungkidul dengan penempelan stiker di lokasi kelompok Andini Mulyo, Bleberan. Metode pelaporan Lapor Dok ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat melaporkan kasus kesehatan ternak maupun kematian ternak kepada petugas kesehatan hewan Dinas Pertanian dan Pangan, sehingga bisa segera dilakukan respon terhadap kasus penyakit maupun kematian ternak yang terjadi. Selain penempelan stiker oleh Bupati Gunungkidul, juga ajan dibagikan stiker kecil-kecil kepada hadirin yang hadir. *(RY)

