WONOSARI — Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul hingga Triwulan I Tahun Anggaran 2026 menunjukkan capaian yang positif dan berada pada jalur yang tepat. Berdasarkan data per 31 Maret 2026, realisasi PAD telah mencapai Rp369.197.830 atau sebesar 24,5 persen dari target tahunan Rp1.505.000.000.
Secara persentase terhadap target tahunan, angka tersebut memang masih di bawah 25 persen. Namun demikian, jika dibandingkan dengan rencana penerimaan Triwulan I sebesar Rp251.827.750, realisasi yang dicapai telah melampaui target triwulanan.
“Capaian ini menunjukkan bahwa kinerja pendapatan pada triwulan I berjalan dengan baik. Meskipun secara persentase tahunan masih di angka 24,5 persen, namun realisasi sudah melampaui target triwulan yang ditetapkan, sehingga menjadi indikator positif bagi pencapaian target di akhir tahun,” ujar Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul.
Secara umum, pola penerimaan pendapatan daerah cenderung meningkat secara bertahap, di mana kontribusi yang lebih besar biasanya terjadi pada triwulan II hingga IV. Dengan demikian, capaian 24,5 persen pada triwulan I dapat dipandang sebagai modal awal yang kuat dalam mencapai target tahunan. Selain itu, capaian yang telah melampaui rencana triwulan ini menjadi indikator bahwa strategi pengelolaan dan optimalisasi sumber pendapatan yang dilakukan sudah berjalan efektif.
Ke depan, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul akan terus mendorong peningkatan kinerja pendapatan melalui optimalisasi layanan, penguatan sektor pertanian, serta pemanfaatan potensi daerah secara berkelanjutan.
Dengan capaian awal yang positif ini, target PAD Tahun 2026 diyakini dapat dicapai secara bertahap sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan. *(hf)
