Tindak Lanjuti Laporan Petani, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Kendalikan Hama Bawang Merah

PALIYAN – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul menindaklanjuti laporan serangan hama ulat pada tanaman bawang merah milik petani Kelompok Tani (KT) Sido Maju 2, Padukuhan Pelem Gede, Kalurahan Sodo, Kapanewon Paliyan.

Serangan dilaporkan terjadi pada lahan seluas sekitar 1 hektare, dengan kondisi hampir seluruh tanaman terdampak hama ulat.

Respon cepat dilakukan melalui gerakan pengendalian yang digelar pada Senin (13/4/2026) sore. Kegiatan ini melibatkan Bidang Perkebunan dan Hortikultura bersama petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) dari UPTD BPTP DPKP DIY, RPT Handayani dan Petani setempat.

Pengendalian dilakukan dengan metode penyemprotan pada tanaman terdampak guna menekan populasi hama ulat di lahan petani. Kegiatan ini dibiayai melalui APBD Kabupaten Gunungkidul.

Petugas POPT Wilayah Kapanewon Paliyan, Yusuf Suryoputro, menekankan pentingnya pengamatan rutin sebagai langkah antisipasi ke depan. Pemantauan berkala dinilai mampu membantu petani mendeteksi hama sejak fase awal sehingga pengendalian dapat dilakukan lebih efektif.
“Pengamatan rutin menjadi kunci agar serangan bisa diketahui lebih dini sebelum berkembang lebih luas,” ujarnya.

Ketua Tim Kerja Perlindungan Tanaman Perkebunan dan Hortikultura, Rahmawati Novitasari, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk respon cepat pemerintah daerah dalam membantu petani menghadapi serangan hama.
“Upaya ini dilakukan untuk menekan serangan agar tanaman tetap dapat terselamatkan dan produksi tidak terganggu,” katanya.

Selain pengendalian di lapangan, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi bersama petani terkait teknik budidaya bawang merah serta langkah pengendalian hama yang efektif dan berkelanjutan.

Melalui langkah ini, diharapkan serangan hama ulat dapat ditekan sehingga produktivitas bawang merah petani tetap terjaga. *(hf)

Tinggalkan komentar

Skip to content