B2SA Goes to School, Pelajar SMPN 3 Semanu Diajak Lebih Peduli Pola Makan Sehat

(SEMANU) – Kebiasaan jajan sembarangan, terlalu sering mengonsumsi makanan instan, hingga kurangnya konsumsi sayur dan buah masih menjadi tantangan di kalangan remaja saat ini. Padahal, pola makan memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan, konsentrasi belajar, hingga tumbuh kembang anak.

Berangkat dari kondisi tersebut, kegiatan B2SA Goes to School digelar di SMP Negeri 3 Semanu pada Selasa (19/5/2026) sebagai upaya menanamkan pentingnya pola konsumsi pangan sehat sejak usia sekolah.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul dan diikuti oleh 250 pelajar beserta guru dan tenaga kependidikan dengan antusias. Dalam kegiatan tersebut, materi disampaikan oleh narasumber dari Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, yakni Herni Endah Widyawati, S.Tr.Gz dan Siti Rochmah, S.Tr.Gz.

Selama kegiatan, siswa dikenalkan pentingnya mengonsumsi makanan yang beragam, memperbanyak sayur dan buah, serta mengurangi kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman tinggi gula, garam, maupun lemak berlebih. Edukasi juga diberikan mengenai pentingnya keamanan pangan, khususnya dalam memilih jajanan sehat di lingkungan sekolah.

Narasumber Herni Endah Widyawati menyampaikan bahwa saat ini sosialisasi B2SA menjadi sangat penting karena telah terjadi pergeseran pola penyakit pada anak dan remaja. Jika sebelumnya penyakit infeksi lebih banyak ditemukan, kini penyakit tidak menular mulai banyak menyerang usia muda.

“Saat ini sudah terjadi pergeseran dari seringnya penyakit infeksi pada anak dan remaja menjadi penyakit tidak menular pada remaja. Contohnya serangan jantung, penyakit gula, hingga gagal ginjal yang sekarang banyak menyerang usia dewasa awal. Hal itu salah satunya dipengaruhi pola konsumsi makanan sejak remaja yang tinggi gula, garam, dan lemak. Untuk itu perlu dilakukan sosialisasi B2SA Goes to School agar generasi muda terbiasa makan yang Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, drh. Yanno Findria Sukarni, menyampaikan bahwa kegiatan B2SA Goes to School merupakan langkah yang diambil pemerintah dalam rangka membangun kesadaran pola makan sehat di kalangan pelajar.

Ia berharap program B2SA Goes to School ke depan dapat terus dikembangkan dan bahkan masuk dalam muatan lokal kurikulum sekolah, mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA.

“Ke depan, B2SA Goes to School diharapkan bisa menjadi bagian dari muatan lokal di sekolah-sekolah untuk menyiapkan generasi bangsa yang sehat dan kuat,” ujarnya usai kegiatan.

Selain dilaksanakan di SMP Negeri 3 Semanu, pada tahun ini kegiatan serupa rencananya juga akan dilaksanakan di empat lokasi sekolah lainnya sebagai upaya memperluas edukasi pola konsumsi pangan B2SA kepada pelajar di Kabupaten Gunungkidul.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab dan kuis yang membuat para siswa lebih mudah memahami materi. Melalui program B2SA Goes to School ini, diharapkan para pelajar semakin sadar bahwa menjaga kesehatan dapat dimulai dari hal sederhana, yakni memperhatikan isi piring makan setiap hari. Dengan pola konsumsi B2SA, generasi muda diharapkan tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan produktif di masa depan. *(hf)

Tinggalkan komentar

Skip to content