Dem Area Padi Largo Super 100 Ha di Nglipar

Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul pada tahun 2019 berkerja sama dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan (Puslitbangtan) Kementerian Pertanian, Bogor melaksanakan Dem Area seluas 100 Ha di area Hutan Kemasyarakatan Mengger, Kecamatan Nglipar. Dinamakan Dem Area LARGO SUPER dikarenakan merupakan dem Larikan Jajar Legowo (Largo) berupa budi daya tanam padi gogo jajar legowo, serta SUPER karena ada pengenalan varitas unggul baru (VUB) yang sangat baru belum ada di tempat lain yaitu varitas padi Rindang 1, Rindang 2, Inpago 8, Inpago 10, Inpago 12, serta Inpari 43. Varitas Rindang 1 dan Rindang 2 merupakan jenis padi gogo atau padi lahan kering yang tahan dibawah naungan sampai 50% intensitas sinar. Sedangkan Inpari 43 disebut juga Green Rice karena mempunyai kemampuan produktifitas tinggi dengan input pupuk yang hemat 50% dibanding varitas lain, Inpari 43 banyak dicari petani dan pengusaha padi namun baru ada di Nglipar pengembangan awalnya. Demikian Kapuslitbangtan Dr. Ir. Moh. Ismail Wahab menyampaikan sambutannya pada Temu  Umpan Balik Teknologi Largo Super  yang diadakan di Balai Padukuhan Mengger, Nglipar. Selain introduksi 6 varitas padi juga diaplikasikan Bio Dekomposer, Bio Protektor yang merupakan hasil pengembangan Balai Penelitian Tanah (Balitan) dan Balai Tanaman Industri (Balitro) Bogor untuk menghasilkan profitas yang tinggi. Harapan Kapuslitbangtan benih yang ditanam bisa ditangkarkan/ diperbanyak oleh petani karena masih sangat baru dan langka.

Hadir dalam acara Temu  Umpan Balik Teknologi Largo Super di Mengger Nglipar : Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul Ir. Bambang Wisnu Broto, Staf Ahli Bupati Gunungkidul Bidang Ir. Khaerudin, Kepala BPTP DI Yogyakarta Dr. Ir. Joko Pramono, Kepala Balai Penelitian Tanah Bogor, dan Kepala Balai Tanaman Industri (Balitro) Bogor.

Dalam sambutannya Staf Ahli Bupati menyatakan pertanian masih menjadi tulang punggung perkonomian di Gunungkidul, sehingga upaya memajukan pertanian lewat teknologi sangat diperlukan untuk meningkatkan pendapatan petani. Pemda Gunungkidul sangat berterima kasih kepada Puslitbangtan yang telah mengintroduksikan teknologi baru di Nglipar. –RY

Tinggalkan komentar

Skip to content