Gunungkidul patut berbangga, predikat sebagai gudang ternak menyedot banyak perhatian khalayak untuk belajar dan pesiar ke daerah ini. Tidak hanya pesona wisatanya saja, akan tetapi pesona gudang ternak juga tidak kalah menariknya. Tujuan bisnis ternak sapi dan kambing yang terpusat paling besar adalah di Pasar Hewan Gunungkidul, tepatnya di Siyonoharjo, Logandeng, Playen.
Pada Sabtu (22/2), tamu dari Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan bertandang ke Pasar Hewan Siyonoharjo dan didampingi oleh Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan yang diwakili oleh Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Peternakan, Sunarto, SST. Maksud dan tujuan dari kunjungan kali ini yaitu untuk melihat sejauh mana pengelolaan pasar ternak yang ada di Gunungkidul, sehingga bisa diterapkan di Kabupaten Bone. Dinamika pasar ternak yang ada di Gunungkidul memang sangat bervariasi, baik dari segi lalu lintas ternak maupun layanan kesehatan hewan dan kesehatan reproduksi melalui layanan pemeriksaan kebuntingan yang dilaksanakan di pasar.
Pasar hewan merupakan pusat jual beli hewan ternak khususnya sapi dan kambing. Komoditas ternak sapi dan jumlah peternak yang cukup besar di Gunungkidul membuat Pasar Siyonoharjo sangat ramai di setiap hari pasar, yaitu wage. Komitmen Dinas Pertanian dan Pangan untuk selalu mengawal layanan di pasar hewan yaitu berupa pemeriksaan kebuntingan pada sapi, dan juga pemeriksaan kesehatan hewan melalui pengambilan sampel darah untuk hewan ternak yang akan dikirim ke luar daerah. Hal ini ditujukan agar pembeli lebih lega tentang status kebuntingan sapinya, lebih tenang tentang status kesehatan sapinya apakah menderita penyakit berbahaya atau tidak. Pada pos pemeriksaan juga terdapat timbangan digital, untuk mengetahui berat hidup sapi-sapi yang akan dibeli, sehingga masyarakat bisa tahu persis potensi karkas sapi yang dibeli.
Rombongan dari Kabupaten Bone cukup senang dan takjub atas pengelolaan pasar khususnya komitmen Dinas Pertanian dan Pangan dalam hal pelayanan yang diberikan ke penjual maupun pembeli hewan ternak sapi maupun kambing. Rombongan tamu seperti mendapat inspirasi, dan energi baru untuk dibawa dan diterapkan sepulang dari Kabupaten Gunungkidul. Walaupun pengelolaan pasar secara pendapatan dikelola oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan, namun layanan terbaik untuk masyarakat petani peternak tetap diberikan oleh Dinas Pertanian dan Pangan guna menjaga kualitas ternak yang masuk maupun keluar dari Kabupaten Gunungkidul. –YFS