Pada Rabu (27/3) telah dilaksanakan panen raya padi hibrida di Kelompok Tani Mekarsari, Desa Semin, Kecamatan Semin yang dihadiri Kepala BPTP Yogyakarta dan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Forkompinca Semin, Kades Semin, PPL serta anggota kelompok tani dan KWT. Kelompok Tani Mekarsari telah menerapkan sistem tanam Jajar Legowo 2:1 dengan menanam padi hibrida bantuan benih dari Kementan di Desa Semin. Tanaman seluas 85 ha yang siap panen dengan rerata hasil mencapai 7.98 t/ha GKG, meningkat dari hasil tahun sebelumnya, seperti yang disampaikan oleh ketua kelompok tani, Sukirno. Hasil ubinan padi Hibrida Intani 602 di kelompok tani ini mencapai 7,9 ton GKG per ha, hasil yang sangat menggembirakan dan merupakan surplus untuk kebutuhan beras di Desa Semin.
Kepala Dinas menyampaikan bahwa di Desa Semin pada tahun 2019 ini telah diprogramkan untuk pengembangan jagung hibrida seluas 73 ha dengan bantuan benih sebanyak 1.095 kg. Kelompok Tani Mekarsari memiliki lahan pertanian seluas 64.7 ha yang didominasi lahan sawah tadah hujan. Selanjutnya, diharapkan kemandirian pangan di Kecamatan Semin berlanjut dengan dibuktikannya hasil baik panen varietas padi hibrida ini. Oleh Kepala Dinas, kelompok tani diharapkan untuk menyisihkan sebagian panennya untuk kesinambungan benih bermutu di waktu yang akan datang.

Kepala BPTP Yogyakarta, Dr. Joko Pramono, MP, menyampaikan terima kasih atas partisipasi petani yang turut mensukseskan program-program dari Kementerian, seperti pengembangan padi hibrida yang dipanen ini. Perhatian pemerintah kepada petani melalui Kementerian Pertanian diwujudkan dalam berbagai bentuk dukungan, yaitu bantuan alat dan mesin pertanian, pembangunan jaringan irigasi, bantuan benih dan pendampingan teknologi oleh BPTP. Itu semua ditujukan untuk meningkatkan produktivitas dan produksi pangan menuju Indonesia Menjadi Lumbung Pangan Dunia 2045. Terakhir, beliau juga berpesan agar petani segera melakukan olah tanah dan tanam kembali untuk memanfaatkan curah hujan yang masih tersedia, karena iklim sekarang agak sulit diprediksi. –RY