PONJONG (17/12/2019). Saat ini musim hujan di Gunungkidul datang terlambat, sehingga di bulan Desember 2019 kebanyakan dusun dan desa baru memulai musim tanam 2019/2020. Berbeda dengan dusun dan desa lainnya para petani di Poktan Sido Guyub, Gedaren, Sumbergiri, Ponjong rame rame melaksanakan panen raya musim tanam ke tiga atau tanam di musim kemarau. Pada hari Selasa (17/12/2019) Poktan Sido Guyub Gedaren Ponjong mengundang Dinas Pertanian dan Pangan untuk melaksanakan panen raya padi. Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Ir.Bambang Wisnu Broto, Kapolsek Ponjong, Sekretaris Kecamatan Ponjong, Danramil Ponjong, para PPL BPP Ponjong, Poktan dan anggota poktan Sido Guyub.
Lukito (65) Ketua Poktan Sido Guyub melaporkan lahan yang dikelola poktan ada 27 hektar tanam padi yang memasuki panen raya hari ini. Sedangkan jika diurutkan dengan poktan lain bulak yang menyambung ada 70 hektar di Sumber Giri (bulak Koripan dan bulak Gedaren) semuannya bisa panen 3x dalam setahun dengan pola tanam Padi-Padi-Padi. Adapun varitas padi yang ditanam ada Situbagendit, Mapan 05, dan IR 64. Hasil ubinan masing masing mencapai Situbagendit ubinan 9,7 Ton GKP/Ha; Mapan 05 ubinan 13,6 Ton GKP/Ha; dan IR 64 ubinan 10.08 Ton GKP/Ha. Hasil ini sangat menggembirakan para petani.
Ir. Bambang Wisnu Broto dalam sambutannya mengapresiasi atas hasil panen di Gedaren ponjong karena di atas rata rata produksi padi sawah Gunungkidul bahkan nasional, hasil panen jika dihitung sangatlah mencukupi bahkan surplus jika dibanding dengan kebutuhan beras per penduduk Sumbergiri Ponjong, karena dengan jumlah warga berkisar 5000 orang setahunnya membutuhkan 415 ton beras, sedangkan hasil beras Sumbergiri mencapai kurang lebih 1300 ton beras. Selain itu disampaikan juga program Kementan yang baru di tahun 2020 yaitu KOSTRA TANI ( Komando strategi Pertanian) yang berpusat di BPP dengan Pak Camat sebagai Ketua KOSTRA TANI. BPP akan menjadi pusat gerakan pembangunan pertanian dimana petani/poktan/gapoktan menjadikan pertanian maju, mandiri dan modern.
Terpisah Heru Prasetya (37) PPL Desa Ponjong menyampaikan bahwa bersamaan dengan panen di Sumbergiri di desa Ponjong bulak Sumber juga tengah panen raya seluas 32 Ha dengan ubinan 9,2 Ton GKP/Ha.—RY