Ponjong (Kamis, 1/9/2022). Poktan Bima Utama, Sidorejo, Ponjong mengajak ketua Poktan dan KWT se kapanewon Ponjong serta Perwakilan Poktan dan Praktisi Perbenihan Kedelai Kabupaten Gunungkidul untuk menghadiri acara Pengembangan Kawasan Kedelai Kabupaten Gunungkidul Berbasis Korporasi Hulu-Hilir untuk Bangkit Kedelai dan Swasembada Kedelai tahun 2026. Kegiatan ini sangat diapresiasi oleh Direktur Aneka Kacang dan Umbi, Direktorat Jendral Tanaman Pangan Kementan RI (Ir. Yuris Tiyanto, MM) dan Wakil Bupati Gunungkidul (Heri Susanto, S. Kom, M. Si).
Menurut Wakil Bupati Gunungkidul, “Bantuan Pemerintah berupa benih kedelai dan juga alat mesin pertanian akan sangat bermanfaat dan tepat sasaran apabila diimbangi dengan bimbingan teknis dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) BPP Kapanewon Ponjong dan juga Dinas Pertanian dan Pangan Kab Gunungkidul. Oleh karena itu, perlunya selalu menjalin komunikasi dan pengecekan ke lokasi pertanaman kedelai secara langsung bersama dengan kelompok tani dan BPP Ponjong maupun Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul.”
“Menanam kedelai sangat baik bagi tanah karena mampu meningkatkan produktivitas panen tanaman yang ditanam pada lahan setelah pertanaman kedelai. Pada umumnya petani menanaman kedelai dengan cara Monokultur, akan tetapi sebenarnya kedelai dapat ditanam secara Tumpang Sari atau Tumpang Sisip dengan tanaman lain seperti Jagung dan Ubi Kayu. Sisipan dilakukan ketika kedelai berusia sebulan setelah tanam atau mendekati masa panen”, jelas Ir. Yuris Tiyanto, MM.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY (Ir. Sugeng Purwanto, M.M.A) dan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kab Gunungkidul (Rismiyadi, SP., M.Si), menanggapi kesediaan dan juga kesiapan untuk selalu mendampingi kelompok tani dalam berbudidaya tanaman kedelai didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai agar produktifitas pasca panen optimal.
Acara diakhiri gertam kedele di poktan Bima Utama Sidorejo Ponjong dan peninjauan pertanaman kedele di Wareng Wonosari.