BUPATI PANEN KEDELE MUSIM TANAM KETIGA HASILKAN 1,8 TON PER HA DI GAPOKTAN SIDO RAHAYU PLAYEN

PLAYEN (Jumat, 9/9/2022). Puncak penanaman kedele di Gunungkidul biasa terjadi di musim tanam kedua, pada musim hujan kedua (MH2) 2022 telah direalisasikan luasan pengembangan kedele  seluas 1.514 Ha dan swadaya petani 280,3 Ha. Sedangkan di musim kemarau (MK) telah ditanam kedele program bantuan pemerintah seluas 1.122 Ha dan sawadaya petani seluas 156 Ha. Sehingga total penanaman kedele sampai Juli 2022 mencapai luasan 3.072,3 Ha.

Rismiyadi SP.,MSi. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul menjelaskan saat ini dari Januari 2022 sampai dengan Juli 2022 telah panen kedele seluas  2.369 Ha dengan provitas rata rata mencapai 12,58 kuintal wose per Ha atau 1,258 ton wose per hektar. Masih tersisa pertanaman kedele yang belum panen seluas 703,3 Ha pada bulan Agustus. Jika sebelumnya pada 25 Agustus 2022 yang lalu Bupati Gunungkidul panen kedele 85 hektar di Semin, pada Jumat (9/9/2022) Bupati Gunungkidul H.Sunaryanta berkesempatan menghadiri dan melaksanakan panen kedele di pertanaman petani yang tergabung pada Gapoktan Sido Rahayu Playen. Dilaporkan Sundartono Ketua Gapoktan Sido Rahayu Playen bahwa luasan kedele di Playen bantuan pemerintah ada 145 hektar, dan sekarang telah panen. Sundartono melaporkan bahwa hasil ubinan panen  kedele mencapai 1,8 ton wose per hektarnya, dengan hasil sebesar itu petani merasa senang. Disamping itu juga dilaporkan bahwasanya keberhasilan penanaman kedele di musim tanam ketiga tidak lepas dari bantuan pengembangan infrastruktur air berupa bantuan pemerintah Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier yang pembangunannya dilaksanakan swakelola Gapoktan dan berhasil membangun saluran 310 m panjangnya dengan bantuan dana Rp 75.000.000,- . Oleh karena itu kebutuhan air tercukupi sampai musim tanam ketiga dan berhasil panen yang bersumber dari irigasi  pompa air Sumur Bor Playen.

Hadir pada acara panen kedele dan peresmian pembangunan infrastruktur air di Playen Bupati Gunungkidul H. Sunaryanta, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY Ir.Sugeng Purwanto,MMA. , Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Rismiyadi, SP.,MSi.  , Panewu Kapanewon Playen, Danramil Playen, Kapolsek Playen, Penyuluh Pertanian BPP Playen, Lurah Kalurahan Playen.

Pada acara   panen kedele di Playen  juga ikut diresmikan :

  1. Rehab Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) Gapoktan Sido Rahayu Playen sepanjang 310 m,
  2. Rehab Jaringan Irigasi Tersier IRJIT) Gapoktan Plembutan Playen sepanjang 300 m,
  3. Pembangunan 1 unit  Irigasi Perpipaan Hortikultura Poktan Lestari Ngasemrejo, Ngawu,Playen ,
  4. Pembangunan 1 unit Irigasi Perpipaan Perkebunan Poktan Taruna Karya Pampang, paliyan .

Peresmian dilaksanakan dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Gunungkidul H. Sunaryanta. Rismiyadi, SP. MSi. Ka DPP juga menjelaskan pada musim tanam pertama atau musim hujan pertama 2022/2023 diharapkan ada penanaman kedele bantuan pemerintah seluas 399 Ha dan bisa bertambah dengan anggaran tambahan (ABT) dari pusat, pihaknya masih mendata poktan yang ingin menanam kedele di MH1 , sehingga nantinya dapat memenuhi target produksi kedele sebesar 4.000 ton pada tahun 2022.

Tinggalkan komentar

Skip to content