Gerakan Tanam Bawang Merah di Lumbung Mataraman Piyaman, Gunungkidul Dorong Kemandirian Pangan

WONOSARI (13/8/2025) – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul bersama Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta melaksanakan Gerakan Tanam (Gertam) bawang merah di lokasi Lumbung Mataraman, Kalurahan Piyaman, Kapanewon Wonosari. Kegiatan ini memanfaatkan lahan seluas 1,5 hektare, dengan 1,2 hektare di antaranya ditanami bawang merah.

Acara dihadiri oleh Wakil Bupati Gunungkidul, perwakilan dari Paniradya Pati, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, jajaran kepala dinas dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, termasuk Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul beserta Penyuluh Pertanian BPP Wonosari , Plt Panewu Wonosari, Koramil Wonosari, Polsek Wonosari serta seluruh kelompok tani dan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kalurahan Piyaman sebagai pengolah lahan.

Program ini didanai melalui Dana Keistimewaan (Danais) DIY, bertujuan meningkatkan produktivitas hortikultura, memperkuat ketahanan pangan daerah, dan memberikan dampak ekonomi positif bagi petani di Kabupaten Gunungkidul khususnya petani di Kalurahan Piyaman, Kapanewon Wonosari.

Lumbung Mataraman adalah program pertanian berkelanjutan yang menggabungkan kearifan lokal dan prinsip pembangunan global. Tujuannya mendorong kemandirian pangan, meningkatkan pendapatan warga, memanfaatkan pekarangan untuk kebutuhan pangan, serta menjaga keberlanjutan sumber daya lokal. Filosofinya, nandur opo sing dipangan, mangan opo sing ditandur, menekankan kemandirian dan ketahanan masyarakat.

Dengan semangat kolaborasi antara unsur lokal dan global, Lumbung Mataraman di Piyaman diharapkan tidak hanya menghasilkan panen yang melimpah, tetapi juga memperkuat ekosistem kehidupan bersama yang selaras dan berkelanjutan. *(hf)

Tinggalkan komentar

Skip to content