WONOSARI – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul melaksanakan Sosialisasi Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Sumberdaya Lokal pada Senin, 2 Februari 2026, bertempat di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Wonosari. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung penganekaragaman konsumsi pangan masyarakat di Kabupaten Gunungkidul.
Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Koordinator BPP Wonosari, serta narasumber dari Komisi B DPRD Kabupaten Gunungkidul, yaitu Ir. Lazarus Arintoko, S.Pt, IPU, MPd, MM dan Eko Rustanto, SE, MM.
Peserta sosialisasi terdiri atas perwakilan Tim Penggerak PKK Kabupaten dan Kapanewon Wonosari, TP PKK dari enam kalurahan, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta pelaku usaha katering di wilayah Wonosari.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya konsumsi pangan lokal nonberas dan nonterigu, sekaligus mendorong penerapan pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan berbasis potensi sumber daya lokal.
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan tindak lanjut Surat Edaran Bupati Gunungkidul Nomor 40 Tahun 2025 tentang Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Potensi Sumber Daya Lokal serta sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2024. Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat berperan aktif dalam mendukung kebijakan tersebut.
Dalam pemaparannya, Lazarus Arintoko menyampaikan pentingnya kembali mengenalkan dan membiasakan konsumsi pangan lokal kepada masyarakat.
“Pemanfaatan pangan lokal seperti umbi-umbian serta penggunaan tepung lokal sebagai alternatif terigu perlu terus didorong sebagai bagian dari upaya mendukung pola konsumsi yang lebih beragam dan sehat,” ujarnya.
Materi sosialisasi juga menekankan peran strategis TP PKK, SPPG, dan pelaku usaha katering sebagai mitra pemerintah dalam mengimplementasikan menu berbasis pangan lokal, khususnya dalam penyediaan layanan konsumsi di masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul bersama DPRD Komisi B berharap dapat mendukung upaya pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan dan peningkatan kualitas gizi masyarakat, sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah. *(hf)

