WONOSARI – Setelah mencatat realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang melampaui target pada Triwulan I Tahun Anggaran 2026, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul kembali mempertahankan kinerja positif hingga akhir Semester I. Berdasarkan data per 30 Juni 2026, realisasi PAD telah mencapai Rp747.546.640 atau 49,7 persen dari target tahunan sebesar Rp1.505.000.000.
Selain menunjukkan perkembangan terhadap target tahunan, capaian tersebut juga telah melampaui rencana penerimaan Semester I yang ditetapkan sebesar Rp652.573.000. Dengan demikian, realisasi hingga akhir Juni mencapai sekitar 114,6 persen dari target penerimaan Semester I.
Berdasarkan perkembangan realisasi bulanan, penerimaan pada Januari, Februari, Maret, dan Juni berhasil melampaui rencana yang telah ditetapkan. Sementara itu, realisasi pada April dan Mei masih berada di bawah target bulanan.
Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul menjelaskan bahwa kondisi tersebut merupakan bagian dari dinamika dalam pelaksanaan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat pengelolaan serta pengendalian penerimaan pada periode berikutnya. Meskipun demikian, secara kumulatif hingga akhir Semester I, realisasi PAD tetap melampaui rencana penerimaan yang telah ditetapkan, sehingga menunjukkan bahwa pengelolaan pendapatan daerah berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah disusun.
Capaian tersebut merupakan hasil dari komitmen seluruh jajaran Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul dalam mengoptimalkan pengelolaan sumber-sumber pendapatan daerah melalui peningkatan kualitas pelayanan, penguatan tata kelola, serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap perkembangan penerimaan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap potensi pendapatan daerah dapat dikelola secara optimal, transparan, dan akuntabel.
Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul akan terus menjaga konsistensi pengelolaan Pendapatan Asli Daerah melalui tata kelola yang profesional sebagai bagian dari komitmen mendukung pembangunan daerah dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. *(hf)
