SEMIN (Senin,09/02/2026) – Pada Febuari 2026 Kabupaten Gunungkidul memasuki panen raya padi. Secara simbolis panen raya padi musim pertama 2026 di laksanakan di bulak Tahunan, Bulurejo, Semin bersama Bupati Gunungkidul. Hadir pada panen raya padi musim tanam pertama Bupati Gunungkidul, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Panewu Semin, Lurah se Kapanewon Semin, Kapolsek, Danramil Semin, BPP dan para Penyuluh Pertanian Lapangan, Poktan dan Gapoktan se Kapanewon Semin.
Pada kesempatan tersebut Bupati Gunungkidul melakukan panen padi simbolis dengan menggunakan mesin combine harvester bantuan pemerintah pusat, dimana mesin pemanen sekaligus diintegrasikan dengan mesin perontok gabah sehingga sekali panen langsung dapat menjadi bulir gabah dalam karung yang dibawa. Dilanjutkan dengan demo penggunaan Crawl yaitu pengolah lahan siap tanam dari bekas pemanenan mesin combine harvester, sehingga sekali olah lahan dimana mesin dilengkapi pembajak, pencacah, dan perata lahan langsung siap untuk ditanami padi kembali dengan menggunakan mesin penanam rice transplater yang juga bantuan alat mesin dari pemerintah pusat. Dalam perbincangannya dengan Gapoktan, Bupati Gunungkidul merasa bangga saat ini teknologi sudah modern dan para petani harus siap menggunakan alat mesin modern guna percepatan penanaman kembali padi musim selanjutnya, sehingga tenaga kerja dan beaya menjadi lebih efisien.
Dalam sambutan Bupati Gunungkidul mengungkapkan kebanggaan akan budaya Gotong Royong antara petani dan pemerintah sehingga Gunungkidul bisa mencapai luas tanam padi saat ini 42.723 hektar yang mulai panen raya . Telah banyak bantuan pemerintah baik berupa pupuk bersubsidi, benih padi, alat mesin pertanian modern yang diterimakan petani saat ini guna mendukung produksi dan prduktifitas padi yang akhirnya untuk meningkatkan kesejahteraan para petani.
Berdasar laporan Panewu Semin luas panen padi pada bulan Febuari 2026 mencapai 3.797 hektar, dan di bulan Maret 267 hektar. Bantuan alat mesin yang sudah diterimakan di Kapanewon Semin antara lain Combine Harvester : 2 unit; Traktor Roda 4 : 2 unit; Traktor Roda 2 : 2 unit; Mesin Crawler : 1 unit; Mesin Transplanter : 2 unit. Sedang pupuk bersubsidi di Semin Urea sebanyak 1.313 ton dan pupuk NPK Phonska 1.187 ton. Oleh karenannya diucapkan terimakasih kepada pemerintah pusat maupun daerah yang telah memfasilitasi kebutuhan pokok para petani di Semin.
Terpisah Puji Astuti,SP. Koord PPL menjelaskan bulak Tahunan, Bulurejo mencapai luasan 20 hektar dengan pertanaman padi varitas Inpari 32, Inpari 42, Mapan 05, dan Ciherang . Hasil ubinan rata rata didapat 7,52 ton GKP per hektar atau 6,55 ton GKG per hektar.
Sementara Ka DPP menjelaskan bahwa dalam mendukung program swasembada pangan nasional, kabupaten Gunungkidul terus berupaya berkontribusi dalam meningkatkan produksi dan produktifitas strategis nasional antara lain padi dan jagung dengan percepatan olah lahan dan percepatan tanam musim tanam kedua menggunakan alat alat mesin modern yang telah dibantukan kepada para petani. Seperti yang dilakukan hari ini. *(RY)