Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Raih Juara II KRENOVAMASKAT 2026 melalui Inovasi SIPETANI

WONOSARI – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul kembali menorehkan prestasi dalam ajang Kreativitas Inovasi Masyarakat, Penelitian, Karya Ilmiah dan Inovasi Daerah (KRENOVAMASKAT Pelita Indah) Tahun 2026. Melalui inovasi SIPETANI (Sistem Informasi Pangan Terkini), Dinas Pertanian dan Pangan berhasil meraih Juara II kategori Aparatur Sipil Negara (ASN)/Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

KRENOVAMASKAT Pelita Indah Tahun 2026 diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) dengan mengusung tema “Penguatan Kreativitas dan Inovasi Guna Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah.”

Ajang ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dalam menumbuhkembangkan budaya inovasi berbasis riset dan penelitian, sekaligus mendorong partisipasi berbagai unsur masyarakat dalam menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat bagi pembangunan daerah.

Dalam proses seleksi dan penilaian, BAPPERIDA melibatkan berbagai unsur, antara lain akademisi dan perguruan tinggi, pusat riset, praktisi usaha kecil dan menengah, pelaku inovasi, serta perangkat daerah terkait. Dari rangkaian proses tersebut, ditetapkan 39 judul inovasi sebagai nominasi KRENOVAMASKAT Pelita Indah Tahun 2026, salah satunya adalah SIPETANI (Sistem Informasi Pangan Terkini).

Gambar 1. Piagam Penghargaan

SIPETANI merupakan inovasi yang digagas oleh drh. Yanno Findria Sukarni, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, bersama tim di lingkungan Dinas Pertanian dan Pangan.

Inovasi ini dikembangkan sebagai platform dashboard informasi yang menyajikan data, informasi, dan layanan pangan secara terintegrasi sehingga dapat menjadi sarana penyediaan informasi yang lebih mudah diakses oleh masyarakat maupun pemangku kepentingan.

Melalui SIPETANI, berbagai informasi terkait pangan disajikan dalam satu platform, antara lain informasi harga pangan pokok, proyeksi neraca pangan, Gerakan Pangan Murah (GPM), Cakra Anggun (Cakap Kalori Pangan Anak Gunungkidul), serta Mas Demang (Masyarakat Desa Peduli Keamanan Pangan).

Gambar 2. Tampilan dashboard SIPETANI

Pengembangan SIPETANI merupakan bagian dari upaya memperkuat pemanfaatan data dan teknologi informasi dalam mendukung penyelenggaraan urusan pangan di Kabupaten Gunungkidul. Informasi yang tersaji diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh informasi pangan secara lebih cepat dan informatif, sekaligus mendukung pengambilan kebijakan berbasis data.

Sebagai inovasi yang lahir dari kebutuhan penyediaan informasi pangan yang semakin dinamis, SIPETANI juga menjadi salah satu bentuk transformasi pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi digital di lingkungan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul.

Penghargaan Juara II KRENOVAMASKAT Pelita Indah Tahun 2026 menjadi apresiasi atas inovasi yang dikembangkan oleh Dinas Pertanian dan Pangan sekaligus menjadi pemacu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Melalui inovasi ini, Dinas Pertanian dan Pangan berkomitmen untuk terus mengembangkan pemanfaatan teknologi informasi dan data dalam mendukung ketahanan pangan serta memberikan pelayanan yang semakin mudah, cepat, dan informatif kepada masyarakat.

Capaian tersebut sekaligus memperkuat semangat Dinas Pertanian dan Pangan untuk menghadirkan inovasi yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan mendukung pembangunan daerah.

Semangat tersebut sejalan dengan komitmen untuk mewujudkan “Pamong Ngayemi, Ngayani, lan Nglayani” di Bumi Handayani Gunungkidul.

Gambar 3. QR Code SIPETANI
Previous Gunungkidul Terpilih Sebagai Lokasi Program YESS-SI: Langkah Strategis Mendorong Regenerasi Petani Muda

Leave Your Comment