Temanggung (20/08/2025) – Upaya peningkatan produksi tembakau terus dilakukan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengajak belasan petani tembakau belajar langsung ke Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, pada Rabu (20/8/2025).
Rombongan yang dipimpin Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul ini berkunjung untuk mempelajari praktik budidaya, panen, pasca panen, hingga strategi pemasaran tembakau dari daerah yang sudah lama dikenal sebagai sentra tembakau unggul di Indonesia.
Kegiatan diawali dengan kunjungan ke lahan budidaya dan tempat penjemuran tembakau milik Kelompok Tani Sendang Jaya, Menggoro, Tembarak, Temanggung. Rombongan disambut hangat oleh Kepala Desa Menggoro dan pengurus serta anggota kelompok tani setempat sebelum kemudian mengikuti paparan dari Kepala Bidang Perkebunan dan Hortikultura DKPPP Kabupaten Temanggung mengenai kebijakan pertembakauan serta materi teknis terkait budidaya, panen dan pasca panen tembakau, serta pemasaran oleh Ketua Tim Kerja Perkebunan Bidang Perrkebunan dan Hortikultura DKPPP Kabupaten Temanggung.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kapasitas petani Gunungkidul. “Temanggung memiliki pengalaman panjang dalam mengelola tembakau. Kami ingin petani Gunungkidul belajar langsung dari sumbernya agar bisa mengembangkan budidaya yang lebih baik, meningkatkan kualitas hasil panen, serta memperluas jaringan pemasaran,” jelasnya.
Peserta yang ikut dalam kegiatan ini terdiri dari perwakilan kelompok tani tembakau di berbagai wilayah, mulai dari Semin, Ngawen, Karangmojo, Ponjong, Wonosari, Paliyan, Panggang, hingga Purwosari, serta didampingi para koordinator BPP dan Ketua APTI Kabupaten Gunungkidul.
Melalui kegiatan ini, diharapkan produksi tembakau Gunungkidul dapat meningkat, tidak hanya dari segi kuantitas tetapi juga kualitas, sehingga mampu bersaing dengan penghasil tembakau daerah lain. *(hf)


