Gerakan Si Asih Kangen, Layanan Kesehatan Hewan untuk Masyarakat Gunungkidul

WONOSARI – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul melalui Bidang Kesehatan Hewan bersama UPT Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Wonosari dan UPT Laboratorium Kesehatan Hewan menggelar pelayanan kesehatan hewan melalui program Gerakan Si Asih Kangen (Sikap Asih for Klangenaan), Kamis (12/3/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Klinik Hewan UPT Puskeswan Wonosari.
Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan hewan peliharaan sekaligus mencegah potensi penyebaran penyakit hewan menular, termasuk penyakit zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Retno Widyastuti, mengatakan gerakan tersebut merupakan bentuk perhatian dan kasih sayang kepada hewan kesayangan masyarakat agar tetap sehat dan terawat.
“Gerakan ini kami laksanakan untuk memberikan perhatian dan cinta kasih kepada hewan kesayangan milik masyarakat. Pelayanan yang diberikan meliputi penyuntikan vitamin, pemeriksaan feses, serta pemberian obat cacing. Selain itu juga tersedia layanan USG gratis,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Gunungkidul sekaligus meningkatkan kesadaran pemilik hewan untuk menjaga kesehatan hewan peliharaannya.
“Mudah-mudahan gerakan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat Gunungkidul dan juga bagi hewan kesayangan kita. Hewan kesayangan sehat, maka pemiliknya juga bahagia,” katanya.
Salah satu pengguna layanan, Rere, warga Besari, Siraman, Wonosari, mengaku terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Ia berharap layanan kesehatan hewan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan menjangkau masyarakat hingga tingkat desa.
“Ke depannya kalau bisa layanan seperti ini juga mendatangi desa-desa sehingga masyarakat lebih mudah mengakses pelayanan kesehatan hewan. Selain itu juga diharapkan ada program pengendalian perkembangbiakan hewan peliharaan, terutama untuk kucing-kucing liar,” ujarnya.
Rere juga berharap perhatian terhadap kesehatan hewan peliharaan di wilayah Wonosari dan sekitarnya dapat terus ditingkatkan.
“Semoga ke depan kegiatan seperti ini terus ada dan kondisi hewan peliharaan di daerah Wonosari dan sekitarnya semakin diperhatikan,” katanya.*(hf)

Tinggalkan komentar

Skip to content